Marc Guiu menghadapi musim yang cukup rumit di Chelsea. Penyerang muda berusia 20 tahun ini sempat dipinjamkan ke Sunderland sebelum dipanggil kembali lebih cepat akibat cedera Liam Delap pada Agustus.

Sejak kembali, Guiu telah mencatat 11 penampilan di berbagai kompetisi musim 2025-26. Namun hanya lima kali ia turun sebagai starter, termasuk dua laga di Premier League dan Liga Champions. Minimnya menit bermain membuat situasinya di skuad utama menjadi perhatian.
Meski tantangan besar menghadang, Guiu tetap fokus dan menunjukkan sikap profesional. Ia bertekad memanfaatkan setiap kesempatan untuk belajar dan membantu tim meski tidak selalu menjadi pilihan utama.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Tidak Mengajukan Permintaan Transfer
Berbeda dengan rumor yang beredar, Guiu belum pernah mengajukan permintaan pindah klub. Menurut laporan Simon Johnson dari The Athletic, klaim bahwa mantan pemain muda Barcelona ini ingin meninggalkan Chelsea adalah tidak benar.
Pemain asal Spanyol itu masih menikmati kehidupannya di Stamford Bridge. Ia tetap berkomitmen membantu tim sampai akhir musim dan menunjukkan dedikasi tinggi kepada klub.
Selain itu, Guiu juga menghadapi kondisi fisik yang sempat terganggu. Ia belum bermain sejak ditarik keluar pada babak kedua semifinal leg pertama EFL Cup melawan Arsenal karena flu. Situasi ini memengaruhi peluangnya mendapatkan menit bermain.
Baca Juga: Dele Alli Kembali ke Tottenham dan Sambut Derby London Utara
Tantangan di Era Liam Rosenior

Sejak era Liam Rosenior memimpin Chelsea, Guiu belum mendapatkan menit bermain signifikan dalam 10 laga terakhir. Hanya dua kali ia menjadi starter di liga sepanjang karier seniornya, sementara total starter di kompetisi lain mencapai 13 kali.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan terkait peran jangka panjangnya di skuad. Kesempatan bermain yang terbatas dapat menghambat adaptasi dan perkembangan performa seorang pemain muda, terutama di level kompetisi tinggi seperti Premier League dan Liga Champions.
Namun Guiu tetap menjaga profesionalitasnya. Ia memahami bahwa persaingan di lini depan Chelsea sangat ketat, terutama dengan kehadiran penyerang seperti Joao Pedro dan Emanuel Emegha yang menjadi pilihan utama di musim berikutnya.
Opsi untuk Masa Depan
Melihat situasi saat ini, peluang Guiu mencari klub yang menjamin menit bermain reguler bisa menjadi opsi realistis untuk musim 2026-27. Tim dari lima liga top Eropa yang memberinya peran penyerang utama bisa membantu mempercepat progres kariernya.
Meski begitu, hingga kini belum ada indikasi resmi bahwa ia akan meninggalkan Chelsea. Fokus Guiu masih tertuju pada kontribusi terbaik bagi tim saat ini. Ia ingin memaksimalkan setiap kesempatan yang ada untuk menunjukkan kualitasnya.
Dengan sikap sabar, profesional, dan kerja keras, Marc Guiu tetap mempertahankan ambisi untuk berkembang. Penyerang muda ini bertekad membuktikan bahwa meski minim menit bermain, ia bisa menjadi aset penting bagi Chelsea di masa depan. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballgiantsofficial.com.
