Tottenham Gagal Pertahankan Keunggulan, PSG Juara Piala Super UEFA

Bagikan

Paris Saint-Germain berhasil mengalahkan Tottenham Hotspur 4-3 melalui adu penalti dalam pertandingan Piala Super UEFA yang digelar di Stadion Karaiskakis, Athena. , akan membahas informasi menarik mengenai sepak bola hari ini, simak pembahasan ini.

Tottenham-Gagal-Pertahankan-Keunggulan,-PSG-Juara-Piala-Super-UEFA

Pertandingan yang berakhir imbang 2-2 dalam waktu normal ini berlangsung dramatis setelah PSG berhasil membalikkan keadaan di menit-menit akhir. Nuno Mendes menjadi pahlawan kemenangan dengan mencetak penalti penentu, sekaligus mengantarkan PSG meraih trofi kelima mereka di tahun 2025.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Tottenham sempat unggul dua gol berkat sundulan Micky van de Ven dan Cristian Romero, tetapi PSG membalas melalui Lee Kang-in (menit 85′) dan Goncalo Ramos (90+4′). Adu penalti pun menjadi penentu, di mana Spurs gagal memanfaatkan peluang setelah Van de Ven dan Mathys Tel gagal mengeksekusi dengan baik. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Tottenham yang sudah sangat dekat dengan trofi.

Pelatih Spurs Thomas Frank mengaku kecewa dengan hasil akhir, tetapi tetap bangga dengan performa timnya. “Kami bermain dengan baik, tetapi PSG lebih efektif di momen-momen krusial,” ujarnya. Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Spurs menjelang dimulainya Liga Premier musim ini.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Kebangkitan PSG di Menit Akhir

Paris Saint-Germain menunjukkan mentalitas juara dengan mencetak dua gol di akhir pertandingan untuk memaksa laga ke adu penalti. Lee Kang-in memulai kebangkitan dengan gol cantik dari luar kotak penalti, sebelum Goncalo Ramos menyamakan kedudukan melalui sundulan di masa injury time. Kedua gol ini menjadi bukti kedalaman skuat PSG yang mampu mengandalkan pemain pengganti berkualitas.

Luis Enrique, pelatih PSG, melakukan perubahan taktis dengan memasukkan Lee dan Ramos di babak kedua. Keputusan ini terbukti jitu, karena keduanya langsung berkontribusi mencetak gol. “Saya percaya pada skuat saya, dan mereka membuktikannya hari ini,” kata Enrique. Kemenangan ini semakin mengukuhkan dominasi PSG di kancah Eropa setelah sebelumnya meraih Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub.

Bagi Tottenham, kebobolan di menit akhir menjadi masalah serius yang harus segera diperbaiki. Frank mengakui timnya kehilangan konsentrasi di fase-fase kritis. “Kami harus belajar untuk lebih fokus hingga peluit akhir,” ujarnya.

Baca Juga: Jika Alexander Isak Merapat ke Anfield, Liverpool Jadi Tim Tak Terbendung

Penampilan Menggembirakan di Debut Thomas Frank

Penampilan-Menggembirakan-di-Debut-Thomas-Frank

Meski kalah, Tottenham menunjukkan permainan yang solid di bawah asuhan Thomas Frank dalam debut kompetitifnya. Formasi tiga bek yang diterapkannya cukup efektif menahan serangan PSG, terutama di babak pertama. Van de Ven dan Romero tampil gemilang, baik di lini belakang maupun saat menyumbang gol.

Mohammed Kudus, yang baru bergabung dari West Ham, juga menunjukkan sinyal positif dengan beberapa peluang berbahaya. Sayangnya, tendangannya hanya menghantam tiang gawang. “Ada banyak aspek positif yang bisa kami ambil dari pertandingan ini,” kata Frank. Ia yakin timnya akan semakin solid seiring berjalannya musim.

Kekalahan ini tidak boleh menutupi fakta bahwa Spurs mampu bersaing dengan tim sekelas PSG. Dengan sedikit perbaikan di lini tengah dan pertahanan, Tottenham berpotensi menjadi ancaman serius di Liga Premier musim ini.

Persiapan Menuju Musim Baru

Pertandingan ini menjadi ujian berat bagi kedua tim menjelang dimulainya kompetisi domestik. PSG akan memulai pertahanan gelar Ligue 1 melawan Nantes, sementara Tottenham menghadapi Burnley di pekan pertama Liga Premier.

Bagi Spurs, kekalahan ini harus segera dilupakan. Frank menegaskan fokusnya sekarang adalah memastikan tim pulih secara fisik dan mental. “Kami akan menganalisis kesalahan dan kembali lebih kuat,” tegasnya. Sementara PSG akan berusaha mempertahankan momentum positif ini untuk meraih lebih banyak gelar musim depan.

Piala Super UEFA mungkin hanya pertandingan persiapan, tetapi intensitasnya menunjukkan betapa ketatnya persaingan di level tertinggi sepakbola Eropa. Baik Tottenham maupun PSG telah membuktikan bahwa mereka siap bersaing di semua front musim ini. Manfaatkan juga waktu luang anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi mengenai berita sepak bola terbaru lainnya hanya dengan klik footballgiantsofficial.com.